Livestream di Shopee dan TikTok telah menjadi tren besar dalam dunia e-commerce. Banyak penjual dan brand memanfaatkannya untuk meningkatkan penjualan dan berinteraksi langsung dengan pelanggan. Dengan ribuan bahkan puluhan ribu penonton dalam satu sesi, livestream bisa menjadi alat pemasaran yang sangat kuat.

Namun, tidak semua livestream shopee dan tiktok berhasil menarik banyak penonton. Banyak faktor yang menentukan sukses atau tidaknya siaran langsung ini, mulai dari strategi pemasaran, kualitas konten, hingga cara berinteraksi dengan audiens.

Artikel ini akan membahas rahasia agar livestream Shopee dan TikTok bisa menembus 10.000 penonton. Kita akan membahas strategi, teknik, serta tips praktis yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan jumlah penonton secara signifikan.

Memahami Algoritma Livestream Shopee dan TikTok

Livestream Shopee dan TIktok

Agar livestream sukses, penting untuk memahami bagaimana algoritma Shopee dan TikTok bekerja. Kedua platform ini memiliki sistem yang berbeda dalam menampilkan livestream kepada pengguna.

1. Bagaimana algoritma Shopee Live bekerja?

  • Shopee memprioritaskan livestream yang memiliki banyak interaksi (like, komentar, dan share).
  • Livestream yang mendapatkan banyak penonton dalam waktu singkat akan lebih sering direkomendasikan.
  • Produk dengan promo atau diskon tinggi cenderung lebih banyak ditampilkan di beranda pengguna.

2. Algoritma TikTok Live

  • TikTok menggunakan sistem FYP (For You Page) yang mempromosikan konten berbasis interaksi dan waktu tonton.
  • Semakin lama seseorang menonton livestream, semakin besar kemungkinan siaran tersebut muncul di FYP orang lain.
  • Live dengan banyak gift dan komentar biasanya lebih diprioritaskan.

3. Cara meningkatkan jangkauan livestream secara organik

  • Gunakan hashtag yang relevan untuk meningkatkan visibilitas.
  • Ajak penonton untuk terus berinteraksi, misalnya dengan kuis atau giveaway.
  • Jadwalkan live pada jam-jam prime time, seperti malam hari atau saat flash sale berlangsung.

Persiapan Sebelum Livestream

Sukses tidak datang dengan sendirinya. Sebelum memulai livestream, ada beberapa langkah persiapan yang harus dilakukan agar siaran berjalan lancar dan menarik perhatian banyak orang.

1. Menentukan tujuan dan target audiens

Sebelum live, tanyakan pada diri sendiri:

  • Apakah tujuannya untuk meningkatkan penjualan atau membangun komunitas?
  • Siapa target audiens utama? Remaja, ibu rumah tangga, atau pekerja kantoran?

Mengetahui siapa yang akan menonton akan membantu dalam menentukan gaya penyampaian dan produk yang dipilih.

2. Pemilihan produk yang menarik

Tidak semua produk cocok untuk dijual melalui livestream. Pilih produk yang:

  • Sedang tren atau memiliki permintaan tinggi.
  • Bisa dijelaskan dengan menarik dan interaktif.
  • Memiliki nilai jual unik dibandingkan produk lain di pasaran.

3. Setting studio mini untuk tampilan profesional

Visual adalah salah satu faktor utama dalam menarik perhatian penonton. Pastikan:

  • Pencahayaan cukup agar produk terlihat jelas.
  • Background bersih dan tidak mengganggu fokus.
  • Kamera stabil dan memiliki kualitas yang baik.

Baca Juga: TikTok vs. Instagram: Mana yang Lebih Baik untuk Brand Awareness?

Strategi Meningkatkan Jumlah Penonton

Menarik penonton dalam jumlah besar bukan hal mudah, tetapi bisa dilakukan dengan strategi yang tepat.

1. Gunakan fitur pengingat dan jadwal tayang

Baik Shopee maupun TikTok memiliki fitur pengingat yang bisa dikirim ke follower sebelum livestream dimulai. Manfaatkan fitur ini agar lebih banyak orang siap menonton.

2. Optimasi judul dan deskripsi yang menarik

Judul dan deskripsi adalah faktor pertama yang menarik perhatian pengguna. Gunakan:

  • Kata-kata yang membangkitkan rasa penasaran, seperti “FLASH SALE 50% OFF – Hanya 1 Jam!”
  • Deskripsi yang jelas tentang produk atau promo yang akan dibahas.

3. Kolaborasi dengan influencer dan brand smbassador

Mengundang influencer atau brand ambassador ke dalam livestream bisa meningkatkan jumlah penonton secara drastis. Pastikan memilih influencer yang sesuai dengan target audiens.

Interaksi Real-time untuk Meningkatkan Engagement

Salah satu faktor utama yang membuat livestream sukses adalah interaksi dengan penonton. Semakin tinggi engagement, semakin besar peluang livestream direkomendasikan ke lebih banyak pengguna.

1. Teknik komunikasi yang efektif

Saat live, cara berbicara sangat mempengaruhi kenyamanan penonton. Berikut beberapa tips:

  • Gunakan suara yang energik dan antusias.
  • Hindari jeda panjang tanpa berbicara.
  • Sebut nama penonton yang berkomentar agar mereka merasa dihargai.

2. Cara membuat penonton bertahan lebih lama

Semakin lama seseorang menonton live, semakin baik performa livestream di algoritma. Beberapa cara agar mereka tetap menonton:

  • Mulai dengan pembukaan yang menarik, seperti teaser tentang promo eksklusif.
  • Tampilkan produk secara bertahap, bukan sekaligus.
  • Buat sesi tanya jawab agar penonton merasa dilibatkan.

3. Meningkatkan komentar dan interaksi dengan giveaway

Giveaway adalah strategi ampuh untuk meningkatkan komentar dan interaksi. Contoh mekanisme giveaway:

  • Penonton harus berkomentar minimal 3 kali untuk ikut serta.
  • Pemenang dipilih dari mereka yang paling aktif bertanya atau memberikan pendapat.
  • Syarat mengikuti akun dan membagikan live untuk meningkatkan exposure.

Baca juga: Tips Promosi Lewat Reels Instagram Biar 2X Lebih Efektif

Teknik Promosi Sebelum, Selama, dan Setelah Livestream

Promosi yang efektif adalah kunci agar livestream bisa menjangkau lebih banyak penonton.

1. Strategi pemasaran sebelum acara dimulai

  • Buat teaser video di Instagram, TikTok, dan Facebook.
  • Pasang banner atau pop-up di toko online untuk menginformasikan jadwal live.
  • Kirim notifikasi atau email kepada pelanggan setia.

2. Memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan exposure

  • Gunakan TikTok dan Instagram Reels untuk mempromosikan live.
  • Kolaborasi dengan influencer untuk meningkatkan daya tarik.
  • Gunakan hashtag yang sedang tren agar konten lebih mudah ditemukan.

3. Teknik rekap dan retargeting setelah livestream selesai

Penggunaan SMM Panel LQ

Untuk meningkatkan jumlah penonton secara instan dan mempercepat pertumbuhan akun, banyak seller memanfaatkan SMM Panel Indonesia. SMM Panel adalah layanan otomatis yang menyediakan berbagai fitur promosi seperti peningkatan viewers, likes, komentar, dan share untuk platform seperti Shopee dan Tiktok.

Dengan menggunakan SMM Panel, seller dapat menambah jumlah penonton awal secara cepat, sehingga livestream terlihat lebih populer dan menarik lebih banyak penonton organik. 

Algoritma Livestream Shopee dan TikTok cenderung merekomendasikan konten yang memiliki banyak interaksi, sehingga semakin banyak penonton di awal, semakin besar kemungkinan livestream masuk ke beranda pengguna lain.

Selain itu, SMM Panel juga bisa digunakan untuk meningkatkan engagement melalui komentar otomatis atau gift virtual di TikTok, yang membantu membangun kredibilitas dan meningkatkan kepercayaan calon pembeli.

Namun, penggunaan SMM Panel sebaiknya dikombinasikan dengan strategi organik seperti promosi di media sosial dan interaksi real-time agar hasilnya lebih maksimal. Seller yang mengandalkan strategi ini sering kali berhasil menarik ribuan penonton, meningkatkan penjualan, dan membangun komunitas pelanggan setia dalam waktu singkat.

Baca juga: 4 Cara Cerdas Mengatur Bisnis Ala “Two Pizza” dari Jeff Bezos

Meningkatkan jumlah penonton livestream hingga 10.000 bukan hal yang mustahil jika dilakukan dengan strategi yang tepat. Memahami algoritma, mempersiapkan live dengan baik, serta aktif berinteraksi dengan audiens adalah kunci suksesnya.

Jangan lupa untuk terus menganalisis performa live sebelumnya agar bisa melakukan optimasi untuk sesi berikutnya.

*Artikel ini hasil kerja sama antara Paper.id dan BisnisOn

Muhamad Dika Wahyudi