Masih pakai Excel / Word buat bikin Tagihan?

Lihat cara Budi mengirim tagihan dengan mudah dan terima pembayaran dengan instan tanpa bantuan admin

STEP 1


Atur Perusahaan dan Invoice

Budi adalah seorang pedagang bahan makanan yang menjual kepada perusahaan. Perusahaannya baru dimulai dan bertumbuh pesat.
Tetapi Budi tidak punya bantuan untuk administrasi dan kesulitan untuk mengurus dokumen dan pembukuan perusahaannya.

Lihat Invoice Budi

Invoice Budi

Budi memilih Paper Invoicing untuk menagih dan menerima pembayaran dari pelanggannya.
Pertama Budi harus memasukkan data tentang perusahaannya dan mengatur tampilan invoice untuk memberikan kesan yang baik. Tidak kalah penting adalah rekening bank Budi untuk nanti dibayar oleh pelanggannya

STEP 2


Buat Invoice dalam 5 menit

Setelah melakukan penjualan dan mengirim barang, Budi mau mengirim tagihan. Budi memasukkan data pelanggannya pada invoice baru.
Data pelanggan ini bisa digunakan lagi pada penjualan berikutnya. Lalu Budi memasukkan barang yang dijual pada baris invoice.

Buat Invoice dengan Mudah

Buat tagihannya di mana saja

Untuk mengingatkan Budi dan pelanggan pada jatuh tempo pembayaran, Budi memasukkan tanggal jatuh tempo pada invoice.

5 menit

Menggunakan web browser atau smartphone, Budi hanya memerlukan waktu 5 menit untuk membuat tagihannya di mana saja.

STEP 3


Kirim Tagihan dari luar kantor

Pada saat mengirim barang, Budi tiba-tiba ingat akan invoice yang dia belum kirim kepada pelanggannya yang lain!
Untungnya Budi sudah memasukkan rincian pesanan pelanggan dalam Paper dan dia bisa langsung lihat pada Smartphonenya.

Lihat Email yang Diterima Pelanggan Budi

Email yang Diterima Pelanggan Budi

Hanya dengan klik tombol "kirim", invoice tersebut langsung terkirim kepada email pelanggan. Untuk mengingatkan si pelanggan lagi, Budi juga langsung mengirim invoice tersebut lewat WhatsApp kepada pelanggannya. Alhasil dengan Paper tidak ada lagi tagihan yang tidak terkirim atau terlupakan oleh Budi.

STEP 4


Tidak takut kehilangan Giro atau Cek

Sebelum memakai Paper, Budi selalu menerima pembayaran melalui cek atau giro. Cek dan giro selalu disimpan dengan baik supaya tidak hilang.
Walaupun kena biaya transaksi yang kecil, Budi bisa tidur tenang mengetahui pembayarannya langsung masuk ke rekeningnya dan ia tidak harus ke bank untuk menyetor cek atau giro.

Sarana Pembayaran Paper

Bayar Invoice dengan Apa Saja

Pada saat menerima invoice Budi dari Paper, sang pelanggan ada pilihan untuk transfer lewat bank dan konfirmasi atau langsung melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit.

Otomatis

Selain dari itu, invoice akan otomatis direkonsiliasi atau menjadi status lunas pada Paper. Tidak perlu menggaji admin lagi!

STEP 5


Ketahui posisi Piutang, Untung dan arus Kas Bisnis

Hanya dengan memakai dalam 1 bulan, Budi sudah bisa melihat posisi piutang atau invoice yang masih belum terbayar oleh pelanggannya. Jika pelanggannya kesulitan dengan pembukuannya, Budi bisa menarik statement pelanggan dari Paper yang berisi semua invoice dan pembayaran dan mengirim kepada pelanggannya.
Sang pelanggan bisa mencocokkan dengan catatannya dan langsung membayar sisa hutangnya kepada Budi.

Lihat Laporan yang dilihat Budi

Laporan Budi

Bahkan Budi juga bisa menarik arus kas perusahaannya dan melihat berapa besar untungnya pada bulan pertama.
Bulan kedepan Budi bisa lebih baik menagih pelanggannya dan mengatur pengeluarannya untuk memastikan Budi memiliki kas yang cukup untuk mengembangkan perusahaannya

3000+ Faktur

sudah dikirim menggunakan Paper